Merek World Series of Poker, yang telah dikenal sebagai ikon turnamen poker selama lebih dari setengah abad, mengalami perubahan besar. Caesars Entertainment, yang mengelola WSOP sejak 2004, mengungkapkan bahwa mereka menjual hak kekayaan intelektual tersebut kepada NSUS Group Inc., perusahaan di balik platform poker online internasional, GGPoker. Kesepakatan ini melibatkan pembayaran sebesar $500 juta, dengan $250 juta dibayarkan tunai saat kesepakatan selesai dan $250 juta lagi dibayarkan lima tahun kemudian.
Turnamen World Series of Poker 2024 baru saja berakhir di Las Vegas, diadakan di lokasi baru yaitu Paris Las Vegas dan Horseshoe Las Vegas, untuk tahun kedua berturut-turut. Meskipun telah menjual hak merek, Caesars tetap diberi wewenang untuk menyelenggarakan seri turnamen tahunan WSOP di properti mereka di Vegas selama 20 tahun ke depan. Selain itu, kasino Caesars masih bisa menjadi tuan rumah acara WSOP Circuit dan menggunakan merek WSOP di ruang poker mereka.
Dalam ranah poker digital, WSOP Online saat ini tersedia di beberapa negara bagian seperti Nevada, New Jersey, Michigan, dan Pennsylvania. Caesars akan melanjutkan operasional situs tersebut, namun dengan batasan tertentu, termasuk larangan menjalankan operasi poker online real-money peer-to-peer dalam periode yang telah ditentukan.
Michael Kim, CEO NSUS, mengungkapkan antusiasmenya terhadap peran baru GGPoker dalam memimpin WSOP. Menurutnya, "Setelah bekerja sama dengan Caesars Entertainment selama bertahun-tahun, kami sangat gembira untuk memimpin World Series of Poker, merek poker paling terkenal di dunia. Kami akan memanfaatkan teknologi mutakhir dan keahlian industri GGPoker untuk menciptakan masa depan yang menarik bagi WSOP, memastikan para pemain mendapatkan pengalaman poker yang semakin baik, aman, dan mulus. Di bawah pimpinan baru ini, NSUS bertekad untuk memperluas jangkauan WSOP secara global, menempatkannya di garis depan pertumbuhan poker."